Pada dasarnya, cara membuat pupuk organik cukup mudah untuk dilakukan. Nantinya Anda dapat membuatnya secara mandiri di rumah. Terlebih jika Anda adalah seorang pecinta tanaman dan memiliki hobi berkebun. Pupuk buatan sendiri juga tidak kalah bagus dengan pupuk anorganik yang beredar di pasaran untuk menyuburkan koleksi tanaman Anda.
Selain itu, dengan membuat pupuk organik buatan sendiri, Anda bisa memanfaatkan beberapa bahan di sekitar yang sudah tidak digunakan lagi. Mulai dari sampah rumah tangga dan kotoran hewan ternak, jika Anda memilikinya. Nah, selain membuat pupuk alami dari sampah rumah tangga, Anda pun bisa membuat pupuk organik cair dengan proses fermentasi.
Nanti, cara yang akan kami berikan di bawah ini sangatlah mudah. Untuk itu, langsung saja Anda bisa menyimak cara membuat pupuk organik dari bahan disekitar Anda, antara lain adalah:
Cara Membuat Pupuk Organik dari Sampah
Ternyata sampah bisa menjadi barang yang berharga bila dimanfaatkan dengan baik. Untuk itu daripada sampah dibuang begitu saja, lebih baik Anda manfaatkan menjadi barang yang berguna. Sebelum Anda membuat pupuk organik maka bahan dan alatnya harus Anda persiapkan.
Mulai dari sampah rumah tangga, air dan tanah. Selanjutnya alat yang perlu disiapkan adalah wadah berukuran besar lengkap dengan penutupnya, tong atau ember serta sarung tangan. Berikut ini adalah langkah-langkah dalam pembuatan pupuk organik dari sampah rumah tangga.
- Pertama, Anda harus menyiapkan sampah rumah tangga yang akan diolah menjadi pupuk kompos.
- Selanjutnya, Anda perlu memisahkan antara sampah organik (sisa makanan/dedaunan) dengan sampah plastik.
- Dalam pembuatan pupuk ini, sampah organiklah yang akan digunakan serta diolah menjadi pupuk kompos. Artinya sampah plastik tidak bisa Anda gunakan. Lebih baik sampah plastik dibakar saja.
- Selanjutnya, persiapkanlah wadah berukuran besar untuk membuat pupuk kompos. Anda juga harus melengkapi wadah dengan penutup supaya pupuk yang dibuat tidak terkontaminasi. Hal ini bertujuan agar pembuatan pupuk organik ini dapat menghasilkan pupuk yang berkualitas.
- Masukkanlah tanah secukupnya ke wadah yang sudah diisi dengan sampah organik. Ketebalannya juga harus disesuaikan antara wadah serta jumlah sampah organik.
- Siramlah permukaan tanah tersebut menggunakan air secukupnya.
- Masukkanlah sampah organik yang sudah Anda siapkan dalam wadah.
- Pastikan sampah dapat disimpan secara merata. Usahakan ketebalan sampah sama dengan ketebalan tanah.
- Masukkan lagi tanah ke wadah. Pada proses inilah tanah akan berperan menjadi penutup sampah.
- Tutup wadah dengan rapat-rapat dan biarkan waktu sekitar tiga minggu.
- Pastikan wadah tidak terkena cahaya matahari serta tidak terkena air hujan.
Cara Membuat Pupuk Organik Berbahan Kotoran Hewan Ternak
Selain Anda bisa memanfaatkan sampah rumah tangga sebagai bahan pembuatan pupuk organik. Ternyata, Anda juga bisa menggunakan kotoran hewan ternak untuk membuat pupuk organik.
Bila Anda memiliki hewan peliharaan yang ada di rumah, khususnya hewan ternak, mulai dari kambing, sapi dan lain sebagainya, maka Anda bisa memanfaatkannya. Sebelum Anda membuat pupuk organik untuk tanaman ini, maka bahan dan alatnya harus Anda persiapkan terlebih dahulu.
Bahan yang Diperlukan
Ada beberapa bahan yang diperlukan dalam proses pembuatan pupuk organik berbahan dasar kotoran sapi. Simak berikut ini!
- Kotoran ternak, bisa sapi, kerbau, kambing dan domba (2 ton/2.000 kg)
- Jerami sudah dicacah lebih dulu kira-kira 5-10 cm (secukupnya).
- Arang sekam (secukupnya). Sekam yang dimaksud ini, yang sudah dibakar namun tidak sampai menjadi abu.
- Air (20 liter)
- EM4 (5 sendok makan)
- Gula pasir (5 sendok makan)
- Bubuk gergaji dengan dedaunan serta bahan-bahan organik lainnya.
Beberapa orang ada yang membutuhkan pupuk organik dalam jumlah yang kecil untuk tanaman pribadi. Untuk itu, dirasa bahan yang disebutkn di atas terlalu kebanyakan. Namun Anda tidak perlu khawatir, karena Anda bisa membuat pupuk seperti di atas dalam jumlah yang sedikit dengan cara disesuaikan perbandingannya.
Alat yang Diperlukan
Inilah alat-alat yang wajib Anda gunakan saat membuat pupuk organik dari tanaman. Anda juga disarankan untuk berhati-hati dan setelah membuatnya jangan lupa untuk membersihkan diri. Berikut ini alatnya!
- Cangkul
- Sekop
- Karung
- Sarung Tangan
Cara Membuat Pupuk Organik dari Kotoran Hewan Ternak
Nah, setelah semua siap, baik bahan dan alatnya. Segera lakukan proses pembuatan dari pupuk ini!
- Pertama, persiapkanlah media untuk pembuatan pupuk pada tempat yang memiliki udara sejuk. Kemudian juga tidak terkena sinar matahari secara langsung dan tidak terkena hujan secara langsung.
- Selanjutnya, larutkan EM4 dan gula ke dalam air. Ini merupakan larutan dekomposer.
- Cara membuat pupuk organik pada pupuk ini adalah, Anda harus membagi bahan menjadi dua lapisan. Lapisan pertama adalah Anda harus mencampurkan kotoran hewan ternak dengan arang sekam kemudian aduk rata. Setelah itu Anda taburkan dekomposer atau EM4 dan gula yang sudah dilarutkan di air tadi secukupnya, aduk hingga rata.
- Pada lapisan kedua, Anda harus menaburkan jerami, bubuk gergaji, dedak, serta bahan organik lainnya hingga rata kemudian siramkan dekomposer tadi.
- Setelah itu, maka tutuplah dengan rapat tumpukan bahan tadi dengan rapi menggunakan karung goni serta jerami. Cara membuat pupuk secara organik pada hari pertama selesai.
- Pada hari kedua aduklah adonan hingga rata serta tutup kembali dengan rapat-rapat.
- Lakukanlah pengecekan setiap harinya pada pagi dan sore, dengan cara memasukkan tangan menggunakan sarung tangan, jika tangan Anda tidak kuat menahan panas adonan maka adonan tersebut sebenarnya belum siap dipakai. Aduklah setiap melakukan pengecekan.
- Biasanya hari keempat adonan sudah siap. Cara monitoringnya ialah dengan memasukkan tangan Anda, jika Anda dapat menahan panas adonan maka bisa dipastikan pupuk organik tersebut sudah siap dipakai.
Cara Membuat Pupuk Organik Cair
Selain bahan sampah serta kotoran hewan, Anda bisa membuat pupuk organik secara mandiri dengan jenis cair. Ini adalah solusi jika Anda tidak mau mengolah sampah atau membuatnya dari kotoran hewan dengan berbagai alasan.
Bahan-bahan yang Dibutuhkan
Siapkan bahan-bahan di bawah ini agar Anda segera bisa membuatnya!
- 5 liter urine hewan peliharaan bisa sapi, kelinci atau kambing
- Dua buah kelapa, ambil saja airnya
- Akar bambu hidup dan 200 gr tanahnya
- 500 ml tetes tebu
- 500 ml bakteri em4 yang sudah difermentasi
- 400 ml air
- 50 ml air bekas cucian kedelai
- 2 ekor ikan laut yang berkuran kecil
- 1 batang rebung
Alat yang Diperlukan
Sebenarnya hampir sama, apa saja alat yang diperlukan untuk membuat pupuk ini. Berikut ini alatnya!
- Sarung Tangan
- Sekop
- 1 Wadah Besar
Cara Membuat
Setelah lengkap semua bahan dan alatnya, maka saatnya untuk membuat pupuk ini. Simak dengan cermat cara membuatnya!
- Masukkanlah satu per satu bahan dalam wadah besar dengan pelan-pelan.
- Aduklah agar tidak menggumpal antara satu dengan lainnya.
- Campurkanlah bahan-bahan dalam satu wadah dan simpan pada tempat aman dengan menutup wadahnya terlebih dahulu.
- Diamkan selama 2 jam kemudian buka penutupnya serta aduk kembali.
- Lakukan pengadukan tersebut setiap hari.
- Jika minggu kedua pupuk organik yang dibuat tidak lagi berbau, maka pupuk organik cair Anda sudah sesuai dengan langkah pembuatannya.
- Bukalah penutup pupuk organik cair pada minggu keempat serta dapat dituangkan ke wadah yang praktis.
- Pupuk organik cair Anda telah siap untuk dipakai.
- Untuk cara pemakaiannya, Anda hanya cukup mengambil pupuk sebanyak 100 ml untuk setiap 10 liter air. Kemudian campurkanlah hingga rata dan aplikasi pada tanaman Anda.
Kesimpulan
Itulah cara membuat pupuk organik untuk tanaman, mulai dari sampah hingga kotoran hewan. Sayang sekali jika Anda tidak bisa memanfaatkan barang-barang tersebut. Selain lebih murah, hasil dari pupuk buatan ini juga tidak kalah dengan pupuk anorganik, bahkan pupuk ini juga lebih ramah lingkungan.

